Seluruh Peserta P1 Akan Diprioritaskan Seleksi PPPK 2024 Banten, Honorer Bersiap!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID- Seluruh peserta P1 akan diprioritaskan seleksi PPPK 2024 Banten, Bagaimana nasibnya?
Keputusan ini mengacu pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) No. 348 Tahun 2024, yang mengatur pengadaan seleksi PPPK khusus untuk guru pada tahun tersebut.
Heti Kustrianingsih, pembina Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI), menyampaikan rasa syukur bahwa guru-guru P1, baik dari sekolah negeri maupun swasta di Provinsi Banten, akan diprioritaskan dalam seleksi PPPK 2024.
Dia merasa lega karena seluruh peserta P1 di Banten akan terakomodasi, setelah pemerintah provinsi (Pemprov) Banten mengajukan formasi yang sesuai dengan jumlah guru honorer di wilayah tersebut.
Tercatat bahwa Pemprov Banten membuka total 11.737 formasi untuk PPPK, yang terdiri dari 4.695 formasi untuk guru, 279 untuk tenaga kesehatan (nakes), dan 6.763 untuk tenaga teknis lainnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.828 guru P1 akan diakomodasi dalam seleksi.
Heti memuji langkah ini dan berharap daerah lain mengikuti langkah yang sama dengan membuka formasi yang sesuai dengan kebutuhan guru P1 dan tenaga honorer lainnya, untuk menuntaskan tenaga non-ASN pada akhir 2024.
Mengenai pelaksanaan PPPK terdapat 2 opsi yaitu pegawai PPPK dengan status penuh waktu atau paruh waktu.
Pemprov Banten menyatakan bahwa hal tersebut akan diputuskan berdasarkan hasil tes dan spesifikasi yang dibutuhkan.
Jika ada yang tidak memenuhi kualifikasi, mereka mungkin akan diangkat sebagai pegawai PPPK paruh waktu.
Heti menekankan bahwa guru sebaiknya tidak dijadikan PPPK paruh waktu karena beban kerja guru sangat berat dan memerlukan kontinuitas dalam menjalankan tugas.
Secara keseluruhan, Heti berharap langkah Banten ini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain untuk mengakomodasi guru P1 dan tenaga honorer, dengan tujuan menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN pada Desember 2024.
Rangkuman AI sedang dibuat…