Titik Rawan Razia Operasi Zebra Lodaya 2024 di Cirebon, Terakhir



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Operasi Zebra Lodaya 2024 yang diselenggarakan oleh Satlantas Polresta Cirebon resmi berakhir hari ini, Minggu (27/10/2024).
Pelaksanaan operasi yang berlangsung sejak 14 Oktober ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di Kabupaten Cirebon, sekaligus mendukung kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno, menjelaskan bahwa operasi yang berlangsung selama 14 hari ini mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif kepada masyarakat, khususnya bagi generasi muda.
Menurutnya, tindakan tilang merupakan upaya terakhir yang ditempuh petugas untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cirebon.
Selama pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2024, sejumlah titik di wilayah Kabupaten Cirebon menjadi lokasi fokus operasi. Lokasi-lokasi ini adalah area yang dinilai rawan terjadi pelanggaran dan berpotensi memicu kecelakaan.
Berdasarkan pengamatan Tribun, berikut adalah beberapa titik lokasi razia:
Operasi ini juga dilakukan secara mobile di sejumlah ruas jalan untuk menjangkau pengendara yang melanggar di luar titik-titik yang disebutkan.
Kompol Mangku Anom Sutresno menyampaikan bahwa ada bebreapa jenis pelanggaran yang menjadi fokus dalam Operasi Zebra Lodaya 2024, yakni pelanggaran yang berkontribusi tinggi terhadap angka kecelakaan di jalan.
Beberapa pelanggaran tersebut di antaranya adalah:
“Pelanggaran-pelanggaran ini bukan hanya sering terjadi di Cirebon, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kami mengutamakan edukasi sebelum melakukan tindakan tilang,” ungkap Mangku Anom saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2024).
Selain mengedukasi, Mangku Anom juga mengimbau masyarakat Cirebon untuk senantiasa tertib dalam berlalu lintas. “Dengan kepedulian berlalu lintas, masyarakat artinya menyayangi diri sendiri dan orang lain di jalan.
Kami berharap Operasi Zebra Lodaya 2024 ini dapat berjalan lancar dengan bantuan serta kerjasama warga Cirebon,” ujarnya.
Operasi Zebra Lodaya 2024 ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan keamanan berkendara yang lebih baik di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Cirebon.
Rangkuman AI sedang dibuat…